Oleh: museumku | 11 Agustus 2016

Diskusi “Indie Weerbaar” di Museum Kebangkitan Nasional

Indie-01Para pembicara dan moderator diskusi

Museum Kebangkitan Nasional, Rabu, 10 Agustus 2016 menyelenggarakan diskusi bertema “Indie Weerbaar”. Tampil sebagai pembicara Wasmi Alhaziri dan Budiarti, dengan moderator Jaka Perbawa. “Indie Weerbaar” secara harfiah diterjemahkan “Kesanggupan Hindia membela diri” atau “Pertahanan Sipil Hindia”.

Menurut Wasmi, benih-benih “Indie Weerbar” terbentuk menjelang Perang Dunia I. Masalah pertahanan darat di Hindia Belanda ketika itu memang kurang perhatian. Itu pun dengan jumlah yang terbatas. “Indie Weerbaar” mirip dengan milisi pribumi yang terdiri atas pasukan non-reguler yang direkrut dari kalangan penduduk pribumi.

Indie-02Sebagian peserta diskusi terdiri atas guru-guru bidang Sejarah, mahasiswa, dan komunitas

“Indie Weerbaar” dapat dikatakan sebagai bentuk demokratisasi terbatas yang ditawarkan oleh pemerintah kolonial sebelum terbentuknya Volksraad, yang di atas kertas juga sangat terbatas dan dibatasi kewenangannya oleh pemerintah. Karena itu untuk mendorong pertukaran pikiran di antara organisasi Bumiputra, atas prakarsa Gubernur Jenderal van Limburg Stirum dibentuk Comite Indie Weerbaar pada Juli 1916.

Budiarti menegaskan, pelajaran sejarah harus diberikan secara menarik. Untuk itu peran guru amat dituntut. Sebagian peserta diskusi mengharapkan hasil diskusi akan menjadi rekomendasi untuk pihak berkepentingan. (Djulianto Susantio)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: