Oleh: museumku | 28 Desember 2014

House of Sampoerna

House-editBangunan bergaya kolonial “House of Sampoerna”

House of Sampoerna terletak di kawasan Surabaya lama, berupa kompleks bangunan megah bergaya kolonial Belanda. Pada awalnya, kompleks yang mulai dibangun pada 1862 itu, digunakan sebagai panti asuhan putra. Pengelolanya adalah pemerintah Belanda. Pada 1932 Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, membeli kompleks tersebut untuk dijadikan pabrik rokok Sampoerna yang pertama.

Kompleks bangunan terdiri atas sebuah auditorium sentral yang luas, dua bangunan lebih kecil di sayap timur dan barat serta beberapa bangsal luas berlantai satu di belakang auditorium sentral. Bangunan di kedua sayap auditorium kemudian diubah menjadi tempat kediaman keluarga. Sementara bangsal-bangsal besar yang menyerupai gudang dimanfaatkan untuk pengolahan tembakau dan cengkeh, peracikan, pelintingan, pengepakan, percetakan, dan pemrosesan barang jadi.

Pada 2003 kompleks utama dipugar dan saat ini terbuka untuk masyarakat umum. Auditorium sentral difungsikan sebagai museum dan sayap timur diubah menjadi bangunan unik yang menaungi sebuah kafe, toko, dan galeri seni. Bangunan di sayap barat tetap dipertahankan sebagai kediaman resmi keluarga.


Koleksi

House of Sampoerna menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung. Pada ruangan paling depan terekam kisah hidup pendiri Sampoerna, dengan ilustrasi sebuah warung berisi aneka barang dagangan, foto keluarga, dan koleksi pribadi Liem Seeng Tee.

Beberapa jenis tembakau dan cengkeh juga ada di ruangan ini. Koleksi lainnya adalah alat untuk menguraikan tembakau dan oven pengering tembakau. Filosofi Sampoerna berupa gambar tiga tangan, diartikan produsen-distributor-konsumen, tetap dipertahankan hingga kini. Begitu juga dengan aksara Mandarin yang berarti Raja.

Lebih ke dalam terdapat alat-alat laboratorium penguji kualitas tembakau, foto dan lukisan yang berhubungan dengan rokok, koleksi korek api, koleksi tempat rokok, lemari penyimpan uang, dan alat cetak. Di lantai atas pengunjung bisa menyaksikan proses pelintingan, pengguntingan, dan pengemasan rokok. Dari balik kaca, pengunjung bisa melihat produksi rokok lintingan tangan yang dilakukan oleh lebih dari 2.500 wanita.

Uniknya, karena berhubungan dengan tembakau, yang boleh datang ke museum ini adalah pengunjung yang berusia paling kurang 18 tahun.


Surabaya Heritage Track

Pengunjung House of Sampoerna bisa menikmati tur gratis Surabaya Heritage Track (SHT). Program SHT adalah sebuah tur keliling kota menggunakan bis khusus. Penumpang bis diajak menikmati dan mengenal bangunan-bangunan cagar budaya, sejarah kota Surabaya, cerita Babad Surabaya, kekayaan ragam budaya, dan mendapatkan informasi tempat-tempat wisata lain di Surabaya. Bis SHT berkeliling Surabaya tiga kali sehari, pukul 09.00, 13.00, dan 17.00.


Waktu Kunjung

Senin hingga Minggu pukul 09.00—22.00 WIB.


Alamat

Taman Sampoerna 6, Surabaya 60163
Telp. (031)-3539000
Faks. (031)-3539009
Laman: http://www.houseofsampoerna.museum


Karcis Masuk

Gratis


Peta Lokasi

Sampoerna


Galeri Foto

House-03

House-04

House-05

(Sumber: Museum Tematik di Indonesia, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, 2013)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: