Oleh: museumku | 27 Desember 2014

Museum Batik Kuno Danar Hadi

Danar-01Kompleks nDalem Wuryaningratan, di dalamnya terdapat Museum Danar Hadi

Museum Batik Kuno Danar Hadi terletak di dalam kompleks nDalem Wuryaningratan yang berarsitektur Jawa kuno, tepat di belakang House of Danar Hadi. Pendiri museum adalah H. Santosa Doellah, Direktur Utama PT Batik Danar Hadi, yang juga seorang kolektor batik kuno. H. Santosa Doellah mengumpulkan batik sejak 1967. Ia mendapatkannya dari para leluhur dan membeli dari para kolektor. Koleksinya mencapai 10.000 potong. Museum dibuka resmi oleh Megawati Soekarnoputri, ketika itu Wakil Presiden RI, pada 20 Oktober 2000.

Latar belakang pendirian museum berawal dari keprihatinan dan obsesi H. Santosa Doellah terhadap pelestarian dan pengembangan seni kerajinan batik. Selain itu karena minimnya apresiasi masyarakat, terutama generasi muda, terhadap seni kerajinan batik yang merupakan warisan budaya bangsa. Nama Danar Hadi sendiri berasal dari Danarsih dan Hadiprijono, masing-masing istri dan mertua pria H. Santosa Doellah.


Koleksi

Ruangan koleksi ditata dengan memadukan perangkat etnik Jawa dan perangkat lain yang disesuaikan dengan kain batik yang dipajang. Ada 11 ruangan di dalam museum. Dalam ruangan-ruangan itu dipamerkan sembilan jenis batik sesuai dengan tema dari museum, yaitu “Batik Pengaruh Zaman dan Lingkungan”. Kesembilan jenis batik tersebut adalah Batik Belanda, Batik Cina, Batik Jawa Hokokai, Batik Pengaruh India, Batik Kraton, Batik Pengaruh Kraton, Batik Sudagaran dan Batik Petani, Batik Indonesia, dan Batik Danar Hadi.

Batik Indonesia dipamerkan juga dalam museum. Istilah Batik Indonesia mengacu kepada batik yang memadukan ragam hias pola batik kraton dengan teknik pewarnaan pesisiran. Gagasannya datang dari Presiden Soekarno dan mulai dibuat sekitar 1950. Batik Indonesia berupa kain, sarung, selendang, bahan kemeja, dan busana wanita.

Batik Kontemporer ikut dipajang. Sebenarnya koleksi ini berupa lukisan batik, dibuat oleh seniman-seniman batik terutama di wilayah Yogyakarta. Koleksi museum diperkaya dengan Batik Suvenir, yakni batik sumbangan para pengusaha, kolektor, dan handai taulan H. Santosa Doellah.

Pengunjung museum juga diajak melihat proses pembuatan batik tulis dan batik cap serta proses pewarnaan dan pencelupan batik. Pintu masuk area produksi pabrik bisa dicapai lewat ruangan paling belakang dari museum.


Alamat

Jalan Brigjen Slamet Riyadi Nomor 261, Surakarta 57141
Telp. (0271)-714326
Faks. (0271)-714253
Laman: http://www.museumbatikdanarhadi.blogspot.com


Waktu Kunjung

Setiap hari pukul 09.00—16.30 WIB
1 Januari, 17 Agustus, dan Hari Raya Islam: tutup


Karcis Masuk

Umum: Rp25.000,00
Pelajar/mahasiswa: Rp15.000,00


Peta Lokasi

Danarhadi


Galeri Foto

Batik-01

Batik-02


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: