Oleh: museumku | 4 Mei 2014

Museum Pacitan Dibangun

Museum SBYKOMPAS/DEFRI WERDIONO

Kondisi kawasan Pantai Teleng dan Pantai Pancer Dorr di Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (2/5). Lokasi ini merupakan salah satu dari tiga tempat di Pacitan yang dimungkinkan menjadi Museum Pacitan.

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memang pernah diminta untuk mengembangkan Museum Pacitan di Jawa Timur agar menjadi lebih luas dan representatif. Namun, prakarsa tersebut dikembalikan lagi kepada daerah untuk mewujudkannya.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa, Jumat (2/5) malam, menyatakan, dengan pengembalian prakarsa tersebut, seluruh perencanaan pembangunan, termasuk pendanaan, disiapkan oleh daerah, bukan pusat.

”Itu sudah menjadi keputusan Presiden. Memang, dulu, sudah ada museum di Pacitan yang skalanya sangat kecil. Presiden kemudian diminta mengembangkannya. Namun, Presiden sudah mengembalikan lagi prakarsa tersebut kepada daerah untuk membangunnya,” ujar dia.

Staf Khusus Presiden Mengatakan Prakarsa
Pembangunan Dikembalikan ke Daerah

Daniel menambahkan, pihaknya sudah menanyakan rencana pembangunan museum itu kepada Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Jumat siang, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, di sela-sela rapat pembahasan pembangunan Balai Kirti dan pengembangan museum di Gedong Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.

”Namun, Pak Djoko tidak tahu-menahu soal museum itu,” kata Daniel saat ditanya soal informasi pendanaan pembangunan Museum Pacitan diambil dari dana Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Daniel, dalam rapat, Presiden sama sekali tak membahas rencana pembangunan Museum Pacitan. ”Yang dibahas hanya soal Balai Kirti dan upgrade museum di Yogyakarta,” ujarnya. Balai Kirti yang terus diselesaikan pembangunannya di kompleks Istana Kepresidenan Bogor diharapkan jadi semacam aula pengabdian enam presiden RI, termasuk Presiden Yudhoyono, kepada negara dan bangsa.


Jadi kebanggaan warga

Dari Pacitan, Jawa Timur, dilaporkan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Pacitan Putatmo Sukendar di kantornya, Jumat, mengatakan, rencana berdirinya Museum Pacitan bagi warga Pacitan menjadi kebanggaan daerah. Alasannya, karena yang akan dibangun merupakan museum tentang presiden RI.

”Jika isinya perjalanan hidup sang presiden, hal itu bisa memicu semangat anak-anak muda untuk maju dan meraih cita-cita. Kita juga tidak pernah menyangka jika presidennya selama ini berasal dari Pacitan,” ujar dia.

Menurut Putatmo, wacana pembangunan Museum Pacitan sebenarnya sudah mengemuka sejak sekitar tiga tahun lalu dan beberapa waktu terakhir ini dipertegas lagi oleh Presiden. ”Tetapi, apa saja isi museum tersebut, saya kurang begitu tahu,” katanya.

Putatmo mengatakan, terkait lokasi museum, Pemkab Pacitan hingga kini belum bisa memastikan lokasinya. ”Informasi yang berkembang, ada tiga lokasi yang dianggap sesuai peruntukannya karena berada dekat pesisir selatan,” katanya. Tiga lokasi tersebut ada di kawasan Pantai Pancer Dorr, gedung olahraga, dan lapangan terbang setempat.

Sejumlah warga Pacitan yang dimintai komentarnya mengaku belum mendengar rencana pembangunan museum tersebut. Namun, sebagian lainnya mengaku sudah mengetahui rencana tersebut dari surat kabar setempat meski sepotong-sepotong. Kompas yang ingin menemui sejumlah pejabat Pemkab Pacitan tak berhasil. Sebab, mereka disebut-sebut berada di Jakarta.


Untuk pengetahuan

Adapun dari Kerangka Acuan Kerja (KAK) Sayembara Perancangan Gedung Museum Pacitan yang dikeluarkan Pemkab Pacitan, Pemerintah Provinsi Jatim, Ikatan Arsitek Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum disebutkan, pembangunan museum ini sebagai salah satu upaya meningkatkan informasi terkait sejarah dan hasil pembangunan Kabupaten Pacitan, khususnya perjalanan hidup presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, sejak kecil hingga sekarang. Tujuannya, agar dapat menjadi pembelajaran dan pengetahuan masyarakat umum.

KAK Sayembara Perancangan juga menyebutkan, penetapan lahan untuk bangunan Museum Pacitan masih dalam proses dan diharapkan ditetapkan paling lambat bertepatan dengan terpilihnya hasil sayembara perancangan museum akhir Maret.

”Untuk kepentingan sayembara, tapak bangunan gedung Museum Pacitan telah dipilih, yang terletak di kawasan Pantai Teleng Ria, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan, seluas 2 hektar,” sebut KAK sayembara tersebut. (wer/har)

(Sumber: Kompas, Minggu, 4 Mei 2014)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: