Oleh: museumku | 18 Oktober 2013

Museum Affandi

Kompleks museum menempati tanah sekitar 3.500 meter persegi, terdiri atas bangunan museum beserta bangunan pelengkap dan bangunan rumah tinggal pelukis Affandi bersama keluarganya. Lahan yang berteras tidak menghambat Affandi dalam menciptakan tata letak bangunan beserta lingkungannya. Pembangunan kompleks museum ini dilakukan secara bertahap dan dirancang sendiri oleh Affandi.

Pada 1962 Affandi selesai membangun galeri I, dengan luas bangunan 314,6 meter persegi sebagai ruang pameran bagi sejumlah hasil lukisnya. Bangunan galeri I ini kemudian diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Prof. Ida Bagus Mantra pada 1974.

Pada Galeri I dapat disaksikan hasil karya Affandi berupa lukisan dari tahun-tahun awal hingga berakhir semasa hidupnya. Lukisan tersebut terdiri atas sketsa-sketsa di atas kertas. Ada juga lukisan cat air, pastel, serta cat minyak di atas kanvas. Karyanya yang lain adalah dua buah patung potret diri yang terbuat dari tanah liat dan semen, serta sebuah reproduksi patung berupa potret diri bersama putrinya Kartika. Sebuah mobil Colt Galfani tahun 1976 adalah mobil kesayangan semasa hidupnya yang telah dimodifikasi sehingga menyerupai bentuk ikan yang terpajang di dalam ruangan ini pula. Selain itu terdapat sepedanya dan sejumlah reproduksi di atas kanvas dan kertas.

Sebagai bagian dari kompleks Museum Affandi, rumah tinggal Affandi dan keluarganya berbentuk rumah panggung dengan konstruksi tiang penyangga utama dari beton dan tiang-tiang kayu, serta atap dari bahan sirap yang membentuk sebuah pelepah daun pisang. Bangunan yang ada di kompleks museum ini seluruhnya spiral lengkung dan bagian atas membentuk pelepah daun pisang. Bagian atas rumah panggung merupakan kamar pribadi Affandi, sedangkan bagian bawah digunakan sebagai ruang duduk tamu serta garasi mobil.

Pada 1987 Presiden Soeharto memberikan bantuan berupa pendirian sebuah bangunan galeri II, yang menempati areal tanah seluas 351,5 meter persegi. Bangunan Galeri II ini kemudian diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Fuad Hassan pada 9 Juni 1988.

Galeri III didirikan pada 1997 dan diresmikan oleh Sri Sultan HB X pada 26 Mei 2000. Dibangun atas ide dasar yang sama dengan bangunan lainnya antara kompleks museum yang menggunakan bentuk garis melengkung dengan atap yang membentuk pelepah daun pisang. Galeri III mempunyai tiga lantai bangunan, lantai I digunakan untuk ruang pameran, lantai II untuk ruang perawatan/perbaikan lukisan, dan ruang bawah tanah sebagai ruang penyimpanan lukisan.

Sebuah gerobak telah dimodifikasi menjadi sebuah kamar, lengkap dengan dapur dan kamar kecilnya, dibangun Affandi atas permintaan Maryati, istrinya sebagai tempat istirahat di siang hari dan tempat menyulam karya-karyanya. Bentuk gerobak menjadi ide pilihan Affandi, ketika semula Maryati menginginkan “caravan” (yang banyak digunakan masyarakat Amerika sebagai sarana tempat tinggal yang mudah berpindah tempat).

Semasa hidupnya Affandi mengoleksi hasil karya seniman lain, yang berupa karya lukis, pahat, patung, dan lain sebagainya. Mereka adalah seniman pemula hingga seniman ternama Indonesia lainnya. Koleksi lukisan Affandi yang tersimpan saat ini berjumlah 300 buah, dipamerkan berkala secara bergantian di museumnya.

Bangunan lain yang terdapat di kompleks museum Affandi ini merupakan bangunan pelengkap, yang dahulu difungsikan Affandi sebagai bangunan keluarga, yang direncanakan sebagai ruang untuk konservasi lukisan, guest house, dan lain sebagainya. Sebagai pelengkap terdapat kolam renang keluarga tempat berkumpulnya Affandi beserta anak cucu pada saat tertentu.

Sebagai tempat peristirahatannya yang terakhir—Affandi wafat pada 23 Mei 1990—ia memilih tempat pemakamannya di antara dua bangunan galeri I dan galeri II, berdampingan dengan istrinya Maryati, dikelilingi lukisan hasil karyanya serta rimbunan tanaman.

Studio Gajah Wong I diresmikan pada Januari 2004 berfungsi sebagai ruang pamer. Kemudian pada Januari 2010, Studio Gajah Wong II diresmikan dan digunakan sebagai tempat belajar melukis untuk anak-anak dan dewasa.


Fasilitas Museum Affandi:

  • Galeri Pameran (indoor-outdoor)
  • Presentasi Semasa Hidup Affandi dan hasil karyanya dengan video/slide (Bila ada permintaan khusus)
  • Tempat diadakannya berbagai macam acara seperti pelatihan, pertemuan, pertunjukan, pameran, dll.
  • Perpustakaan mengenai koleksi seni dan budaya
  • Kolam renang
  • Art Shop Museum yang menjual barang original dari Museum Affandi
  • Kafe “Loteng”
  • Studio Gajahwong kursus menggambar bagi anak-anak dan dewasa
  • Guest house


Alamat:

Jalan Laksda Adisucipto 167
Yogjakarta 55281
Telepon: (0274)-562593
Faksimili: (0274)-562593
Surel: affandimusuem@yahoo.com, museumaffandi@gmail.com
Laman: http://www.affandi.org


Waktu Kunjung

Setiap hari, pukul 09.00 – 16.00 WIB
Tutup: hari libur nasional, kecuali dengan permintaan khusus.


Catatan:

  • Tidak diperbolehkan mengambil gambar di dalam galeri Museum Affandi.
  • Tidak diperbolehkan makan & minum di dalam museum, kecuali di tempat yang telah disediakan.
  • Silakan menyimpan tas anda di meja informasi.


Karcis:

Rp10.000,00


Galeri Foto:

Affandi-03Affandi

Affandi-04

Affandi-01

Affandi-02

(Terima kasih untuk Kelompok Pencinta Museum Indonesia)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: