Oleh: museumku | 26 November 2012

Pameran Gelar Museum Nusantara Resmi Dibuka

Pelajar sedang menyaksikan salah satu koleksi museum. (sumber: Istimewa)

Masyarakat akan terpuaskan dengan beragam koleksi artefak yang didatangkan langsung dari berbagai museum di Indonesia.

beritasatu.com, Jumat, 23 November 2012 – Masyarakat akan terpuaskan dengan beragam koleksi artefak yang didatangkan langsung dari berbagai museum di Indonesia.

Mendengar kata-kata museum, mungkin sebagian orang menganggapnya sudah usang. Terlebih di zaman teknologi informasi, semua informasi tentang masa lalu kehidupan umat manusia dapat diakses dengan bebas hanya melalui ponsel.

Namun sejatinya, kehadiran museum bukan hanya sekedar pemanis bagi pengungkapan sejarah belaka. Museum dapat mendekatkan nilai-nilai emosional dengan sejarah yang tengah dipelajari. Karena hanya di museum sejumlah barang asli peninggalan sejarah atau bukti-bukti otentik dalam perjalanan kehidupan dapat disaksikan secara langsung.

Untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap keberadaan museum, Kementria Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar program Gelar Museum Nusantara 2012.

Program tersebut telah resmi dibuka Wakil Menteri Bidang Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Wiendu Nuryanti Kamis (22/11) di ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JJC), Komplek Bung Karno.

Pameran yang digelar hingga Minggu (25/11) merupakan wujud kontribusi yang diperlihatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman untuk mensosialisasikan program Tahun Kunjungan Museum dan Gerakan Nasional Cinta Museum yang dicanangkan sejak tahun 2010 lalu. Ini merupakan pameran pertama yang secara terpadu memamerkan koleksi artefak dari 280 museum yang ada di Indonesia.

Mengusung tema ‘Rumah Peradaban Nusantara’, para pecinta museum, komunitas, pelajar dan masyarakat luas dipastikan akan terpuaskan dengan beragam koleksi artefak yang didatangkan langsung dari berbagai museum yang tersebar di Indonesia.

Mengiringi acara pembukaan pameran ‘Gelar Museum Nusantara 2012′ yang padat hiburan ini menampilkan Putri Indonesia 2008 Zivanna Lethisa Siregar yang memandu acara pembukaan serta disemarakkan dengan berbagai hiburan musik yang menampilkan performance budaya yang menarik yakni Tari Reog Ponorogo, atraksi nusantara ‘Saung Angklung Udjo’, Ragam Tari Kicir-Kicir, Musik Talempong Instrument dan Musik Acapella.

Selain itu, para pengunjung juga dapat mengikuti acara ‘Ngobrol Santai Bareng Tokoh’ yang mengambil tema ‘Museum sebagai Warisan Sejarah dan Budaya Nusantara’ yang menampilkan Arswemo Atmowiloto dan Prof. Dr. Anhar Gonggong (sejarawan yang sekaligus putera Bangsawan Bugis).

Program pelatihan juga dihadirkan di sela-sela pameran ‘Gelar Museum Nusantara 2012′ berupa program pelatihan penciptaan merchandise yang diberikan oleh Effendi Makali (pencipta merchandise), Julianty (Museum Geologi), Aditya Yoga (pencipta merchandise I Love RI).

Meeting Bursa Merchandise juga dihadirkan dengan menampilkan narasumber dari Museum Danar Hadi (Mustafa, General Manager Danar Hadi), Museum House of Sampoerna (Ina) dan Ahli Merchandise (Wawan Nugroho)

Penulis: Teddy Kurniawan

Iklan

Responses

  1. museum negeri jambi telah berganti nama menjadi museum siginjei


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori