Oleh: museumku | 1 April 2012

Ssssttt…Di Museum Ini Anda Bisa Belajar Soal Seks

sexmuseumamsterdam.nl

mediaindonesia.com, 31 Maret 2012 – DI Belanda, Anda bisa mempelajarinya soal seks di sebuah museum. Museum Seks atau “Kuil Venus” dibuat sebagai tempat koleksi patung-patung tokoh seks terkenal di tengah pertunjukkan taman.

Tokoh-tokoh seks terkenal, seperti Dewi Venus (dalam mitologi Romawi) dan Marilyn Monroe pun dibuat patung di tempat itu. Patung Venus diletakkan di pintu masuk dan aktris Monroe sendiri berpose dengan rok bawahan yang seolah sedang ditiup angin.

Lebih serunya lagi, operator museum akan memberikan info lewat speaker yang terpasang tersembunyi di beberapa ruangan. Lima ruangan utama yang bisa dikunjungi adalah Mata Hari, Marquis de Sade, Rudolf Valentino, Oscar Wilde dan Marquise de Pompadour.

Bukan cuma itu, di Museum Seks juga ada koleksi foto, senjata, piring dan gambar-gambar kuno lainnya yang menceritakan soal seks. Di sini Anda boleh mengambil gambar tanpa larangan apa pun.

Untuk mengunjungi tempat ini, Anda bisa pergi ke Jalan Damrak No 18 atau tepatnya di depan Stasiun Utama Amsterdam. Ini merupakan tempat paling sibuk di kota itu yang juga penuh dengan pelanggaran lalu lintas.

Museum Seks dibuka setiap hari dari jam 9:30 pagi -11:30 malam waktu setempat. Wisatawan yang boleh berkunjung ke tempat ini diharuskan berumur minimal 16 tahun. Harga tiket € 4 (sekitar Rp48 ribu).

Museum Seks Amsterdam dapat diakses dengan berjalan kaki dari Stasiun Utama Dam selama kurang dari 5 menit. Info selengkapnya bisa dilihat di situs http://www.sexmuseumamsterdam.nl atau http://www.amsterdam.info.(Rimbo Afred/*/X-13)


Responses

  1. Saya berkesempatan mengunjungi Sex Museum tersebut. Salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah penggarapannya yang serius dan menggunakan teknologi maju. Teknologi robotik diterapkan disini, yang digerakkan dengan sistem sensor pengunjung….seru dan penuh kejutan! Kejutan lain…? Saya menemukan tulisan “be aware of pickpocket” di dalam ruang eksibisi….Sepertinya peringatan tersebut ditujukan bagi pengunjung agar tidak terlalu serius melihat apa yang dipamerkan! Baru kali ini saya menemukan peringatan “awas copet” di dalam ruang pameran di museum.

    • Museum berasal dari Eropa. Di Eropa Barat memang dunia permuseuman sudah maju. Kita di sini terkendala banyak hal, seperti dana, SDM, dll.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori