Oleh: museumku | 28 Oktober 2011

Sosialisasi Museum: Museum Ranggawarsita Pameran Keliling

KOMPAS, Rabu, 26 Oktober 2011 – Museum Jawa Tengah Ranggawarsita (Ronggowarsito) menyelenggarakan pameran keliling untuk menyosialisasikan museum kepada masyarakat. Harapannya, kecintaan masyarakat terhadap museum semakin tumbuh, dan jumlah pengunjung semakin meningkat.

Kepala Museum Jateng Ranggawarsita, Puji Joharnoto, Selasa (25/10), dalam pembukaan Pameran Keliling V di SMK Negeri 1 Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jateng, menyebutkan, hingga kini jumlah pengunjung museum masih sedikit. Di Museum Ranggawarsita di Kota Semarang, misalnya, kunjungan per tahun tidak pernah lebih dari 100.000 pengunjung.

”Padahal jumlah penduduk Jawa Tengah saat ini mencapai 34 juta jiwa,” kata Puji.

Oleh karena itu, Museum Ranggawarsita yang memuat aneka peninggalan budaya Jateng sejak zaman prasejarah tersebut membuat program pameran keliling guna mendekatkan museum kepada masyarakat. Pameran dilakukan di setiap kabupaten/kota dalam rentang waktu satu minggu dan membawa sebagian koleksi museum untuk dipamerkan.

”Pameran keliling akan diadakan setiap tahun, dan menyasar seluruh kabupaten/kota di Jateng yang berjumlah 35 wilayah.

Puji menyebutkan, pameran keliling sudah dilakukan di lima kabupaten/kota selama tahun 2011, yaitu di Kota Solo, Kabupaten Kebumen, Sragen, Kudus, serta Boyolali. Pameran keliling akan diadakan setiap tahun, dan menyasar seluruh kabupaten/kota di Jateng yang berjumlah 35 wilayah.


200 koleksi

Dari 59.864 koleksi yang ada di Museum Ranggawarsita, ada sekitar 200 koleksi yang dipajang dalam pameran keliling. Koleksi itu meliputi berbagai artefak peninggalan masa prasejarah, berbagai jejak kebudayaan di Jateng, mulai dari senjata, pakaian, hingga rumah adat.

Bupati Boyolali Seno Samodro, yang membuka pameran, mengatakan bahwa pameran keliling tersebut diharapkan mampu meningkatkan keingintahuan masyarakat terhadap sejarah masa lampau. Menurut dia, generasi muda perlu mengetahui sejarah untuk dapat membangun bangsa.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boyolali Sugiyanto mengatakan, di Boyolali terdapat Museum Sono Kridanggo. Setiap hari, rata-rata 100 orang berkunjung ke museum itu. (UTI)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori