Oleh: museumku | 2 April 2011

Naskah Kuno Misterius di Museum Negeri Provinsi Bengkulu

mediaindonesia.com, Jumat, 11 Februari 2011 – BAGI Anda penyuka wisata sejarah, saat melancong ke Bengkulu sempatkanlah mampir ke Museum Negeri Provinsi Bengkulu yang mulai dibangun pada tahun 1978 namun baru difungsikan pada 1980.

Awalnya, Museum Negeri Bengkulu bertempat di Benteng Marlborough dan tiga tahun kemudian, tepatnya 3 Januari 1983, museum ini menempati gedung baru di Jalan Pembangunan nomer 8, Padang Harapan.

Di museum ini, Anda akan menemukan dua ruang pameran, yakni ruang Pameran Tetap dan Pameran Temporer. Di kedua ruang inilah, Anda dapat melihat 3.660 koleksi yang meliputi bidang biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/heraldika, filologika, dan keramologika.

Di antara ribuan koleksinya, yang istimewa ialah 126 koleksi naskah kuno yang hingga kini tidak diketahui identitas penulisnya (anonim). Saat ini, sepuluh di antaranya sudah berhasil diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Koleksi naskah kuno yang berisi pantun, sejarah, dan wejangan itu, berumur puluhan bahkan ratusan tahun.

Selain naskah kuno, museum yang berdiri di atas lahan seluas 9.974 meter persegi ini juga memiliki koleksi kain tradisional. Salah satunya adalah Kain Besurek yang terbuat dari bahan katun dengan teknik pembuatan seperti kain batik.

Kain Besurek memiliki motif seperti huruf kaligrafi Arab. Namun, motif-motif ini tidak menjalin kata sehingga tidak dapat dibaca. Konon, kain ini merupakan perkembangan dari lambang Surya Majapahit pada masa Hindu-Buddha di Indonesia.

Satu lagi keistimewaan yang dimilik museum ini ialah koleksi mesin cetak Drukkey Populair dengan merek Golden Press. Mesin cetak buatan Amerika Serikat yang dibuat pada 1930 itu pernah digunakan oleh Pemerintah Indonesia untuk mencetak ’uang merah’. Uang merah merupakan sejenis Oeang Republik Indonesia (ORI) yang difungsikan sebagai alat tukar yang sah, khusus di wilayah Bengkulu.

Bila berminat menambah pengetahuan sejarah, Anda bisa menemukan Museum Negeri Provinsi Bengkulu di Jalan Pembangunan nomer 8, Padang Harapan, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Akses menuju museum bisa menggunakan angkutan umum, taksi, atau mobil pribadi. Dari bandara, museum ini hanya berjarak 9 kilometer, dari pelabuhan sekitar 19 kilometer, dan dari terminal sekitar 3 kilometer.

Museum Negeri Provinsi Bengkulu buka setiap hari, kecuali Senin, dari pukul 08.00-13.00 WIB. Harga tiket yang dikenakan bagi pengunjung anak-anak Rp500 per orang sedangkan pengunjung dewasa Rp 1.000 per orang (Oktober 2008). (wisatamelayu/*/X-13)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori