Oleh: museumku | 14 Januari 2011

Museum Subak Lestarikan Sistem Irigasi Persawahan Bali

erabaru.net, Kamis, 13 Januari 2011 – Museum Subak yang berlokasi di Kota Tabanan ini, menggambarkan miniatur situasi pertanian di Bali, terdiri dari bangunan tempat pameran, subak mini, rumah adat Bali, dan areal persawahan seluas 6,3 Hektar.

Untuk mengalirkan air ke sawah, sebuah air terjun dialirkan melalui terowongan. Setelah sampai diareal persawahan, air dibagi lagi ke masing-masing sawah pertanian.

Di tempat pameran, dipajang berbagai jenis alat pertanian yang digunakan petani Bali pada masa lalu, untuk mengolah sawah garapan.

[Ida Ayu Nyoman Ratnapawitrani, Kepala Museum Subak]:
“Tujuan dari didirikannya museum subak ini adalah untuk menggali dan menghimpun semua benda maupun data yang berkaitan dengan subak terutama yang berkaitan dengan sejarah.”

Selain sebagai tempat imformasi mengenai subak dan media pendidikan, tempat ini juga bertujuan untuk memelihara dan mengamankan semua benda yang berkaitan dengan subak.

Musium yang menggambarkan sejarah pertanian Bali ini, sangat menarik untuk kunjungan wisatawan.

Suyasa melaporkan untuk NTD News dari Bali.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori