Oleh: museumku | 30 Desember 2010

Museumsuferfest di Frankfurt

Frankfurt adalah pusat bisnis Jerman. (WIKIPEDIA)

Epochtimes.co.id, Senin, 31 Agustus 2009 – MuseumSufer (Pesta museum tepi sungai) yang diadakan minggu terakhir Agustus setiap tahun di Frankfurt, Jerman adalah salah satu even terbesar kebudayaan rakyat Eropa, tahun ini pun tidak berbeda (28-30 Agustus).

Terutama dikarenakan Tiongkok bakal dijadikan tamu negara di Frankfurt International Book Fair pada Oktober nanti, penyelenggara museumSuferfest dari dinas pariwisata kota telah mengusung aneka kegiatan yang bertema Tiongkok, agar 3 juta pengunjung bisa menikmati kebudayaan dan tradisi negara kuno dari dunia timur ini?

Jangan dikira yang ditebarkan Frankfurt-pusat keuangan Jerman ini hanyalah aroma perdagangan saja, kota kelahiran Goethe ini sama-sama memiliki suasana kebudayaan yang kental.

Hanya di pusat kota yakni di kedua tanggul sungai Main tersebar 20 lebih gedung museum, terutama di atas tanggul tenggara di seberang gedung pencakar langit, di antara bangunan bernuansa klasik gedung museum silih berganti: museum film Jerman, museum bangunan Jerman, Museum untuk telekomunikasi, Stadel Museum yang mengoleksi benda-benda berharga berupa lukisan dan patung klasik dunia dan lain-lain, jalan rindang ini oleh karenanya disebut MuseumSufer (jalan museum tepi sungai).


KIRI: Altes Rathaus adalah balai kota kuno pada zaman Romawi-jantung dari kota lama. 3 buah rumah milik mantan bangsawan yang dibangun pada abad 14 ini adalah bangunan landmark Frankfurt, tampak depan gedung yang mencolok itu bergaya gevel segitiga Gothic. (GETTY IMAGES) KANAN: Frankfurt adalah ibu kota bagi pameran perdagangan berskala besar dunia, di sini dipenuhi suasana kebudayaan majemuk, juga menyimpan pesona Jerman tradisional. (PHOTOS.COM)

Grup museum yang pada masa pesta itu masing-masing akan menyajikan pameran khas dan pengarahan, juga disiapkan kegiatan menarik bagi anak-anak.

Di atas keyboard pameran di museum untuk telekomunikasi, khusus akan dipamerkan mesin ketik beraksara Tionghoa ketika komputer belum dipergunakan secara luas, untuk mengurai misteri terpendam di hati orang barat bagaimana caranya mengetik huruf Mandarin.

Loteng koleksi patung Liebieghaus memamerkan keramik kuda tiga warna dari zaman Tang; museum untuk kesenian moderen memamerkan sebuah Jar keramik Tiongkok yang berusia 6.000-7.000 tahun.


KIRI: Kegiatan perayaan warga di depan Altes Rathaus. KANAN: Alte Oper (gedung opera kuno yang direnovasi) Frankfurt. (GETTY IMAGES)

Itu adalah benda khas peradaban Yang Shao, pada 1992 berhasil didapatkan oleh kolektor Jerman; pameran kesenian keramik di Stadel Museum menguak bagaimana teknik dan kesenian yang berasal dari Tiongkok tersebut secara luas telah mempengaruhi seluruh masyarakat Eropa. (Virginia Blanco/The Epoch Times/Whs)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: