Oleh: museumku | 15 Oktober 2010

Museum Radyapustaka Selamatkan 164 Naskah Kuno

antaranews, Kamis, 14 Oktober 2010 – Sebanyak 164 naskah kuno carikan (tulisan tangan) yang kondisinya sudah memprihatinkan koleksi Museum Radyapustaka Solo diselamatkan dengan cara digitalisasi dan sebagian dikonservasi dan penjilidan ulang.

“Ya kami beserta rombongan datang ke sini tujuannya tidak lain untuk menyelamatkan naskkah-naskah kuno ini,” kata Kasubdid Micro Film PNRI Muhammad Kodir di sela-sela acara konservasi naskah kuno tersebut di Museum Radyapustaka, Solo, Kamis.

Kegiatan itu dilakukan museum itu bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dalam memperingati 120 tahun Museum Radyapustaka.

Radyapustaka, yang merupakan museum tertua di Indonesia itu memiliki koleksi naskah-naskah kuno dan kondisinya pada umumnya sudah memprihatinkan.

“Untuk itu yang kami digitalisasi adalah naskah yang sudah rusak parah, memiliki nilai informasi tinggi, banyak dicari masyarakat dan ini yang kami utamakan,” kata Muhammad Kodir.

Menyinggung masalah biaya digitalisasi dan konservasi, Muhammad Kodir mengatakan, untuk sementara itu belum bisa dikatakan karena pekerjaan sedang dimulai.

“Biaya digitalisasi ini tergantung kondisi naskah itu sendiri, mungkin kalau kerusakannya sudah parah ya pasti akan lebih mahal,” katanya.
(U.J005/S018/P003)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori