Oleh: museumku | 5 Juli 2010

Museum Wayang

Gedung Museum Wayang banyak mengalami perombakan. Gedung ini berarsitektur klasik Eropa/kolonial. Awalnya dibangun pada 1640 sebagai gereja dengan nama de Oude Hollandse Kerk. Pada 1732 diperbaiki dan namanya diganti menjadi de Nieuw Hollandse Kerk. Bangunan gereja ini pernah hancur total akibat gempa. Kemudian gedung ini dibangun kembali oleh Bataviasche Genootshap van Kunsten en Wetenschappen, lalu gedung tersebut diserahkan kepada Stichting Oud Batavia pada 22 Desember 1939 dan dijadikan museum dengan nama Oude Bataviasche Museum. Pada 1957 gedung ini diserahkan kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia dan pada 17 September 1962 diberikan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI yang selanjutnya pada 23 Juni 1968 diserahkan ke Pemerintah DKI Jakarta untuk dijadikan Museum Wayang. Peresmian museum dilaksanakan pada 13 Agustus 1975.


KOLEKSI

Museum Wayang menampilkan berjenis-jenis wayang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti wayang kulit, golek, beber, dan patung wayang.

Museum ini juga menampilkan wayang dari beberapa negara asing, seperti Suriname, Cina, dan Thailand.


ALAMAT

Jalan Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat
Telepon 021.6927289
Faks. 021.6929560


JAM KUNJUNG

Selasa s.d Kamis: 09.00 – 15.00
Jumat: 09.00 – 14.30
Sabtu: 09.00 – 12.30
Minggu: 09.00 – 15.00
Senin & Hari libur nasional: Tutup


KARCIS MASUK

Dewasa: Rp 3000/orang
Rombongan dewasa: Rp 1500/orang
Mahasiswa: Rp 1000/orang
Rombongan mhsw: Rp 750/orang
Anak-anak pelajar: Rp 650/orang
Rombongan anak-anak: Rp 500/orang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori