Oleh: museumku | 29 April 2010

Museum La Galigo

Museum La Galigo terletak di komplek Benteng Ujung Pandang, memiliki gaya bangunan bercorak klasik. Nama La Galigo merupakan nama seorang sastrawan besar Sulawesi Selatan yang juga merupakan cikal bakal Raja-raja Sulawesi Selatan.

Awal kehadiran museum di Sulawesi Selatan pada 1938 dengan didirikannya Celebes Museum oleh Pemerintahan Nederlandsch Indie (Hindia Belanda) di Kota Makassar. Kepala Museum pada saat itu adalah Tuan Nees. Museum ini menggunakan salah satu bangunan dalam komplek Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam), yaitu bekas kediaman Admiral C. Speelman.

Pada 1 Mei 1970 Museum La Galigo resmi dinyatakan berdiri sesuai dengan SK Gubernur Kepala Daerah Tk. I Sulawesi Selatan No. 182/V/1970. Pada 24 Februari 1974 Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. I.B. Mantra meresmikan gedung no. 5 dengan luas 2.211 m² sebagai ruang pameran tetap dan ruang pembinaan. Selanjutnya pada 28 Mei 1979 berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 093/0/1979 Museum La Galigo resmi menjadi Museum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan. Pada 1988 Direktur Jenderal Kebudayaan melalui Direktur Permuseuman Jakarta mengeluarkan keputusan tentang penyeragaman nama museum negeri tingkat provinsi seluruh Indonesia, yaitu mendahulukan nama provinsinya kemudian diikuti nama lokal, sehingga Museum La Galigo menjadi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Selatan La Galigo. Pada era otonomi daerah Museum Negeri Provinsi Sulawesi Selatan La Galigo berubah menjadi UPTD Museum La Galigo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan dengan SK Gubernur No. 166 tahun 2001 tanggal 28 Juni 2001.


KOLEKSI

Museum ini memiliki koleksi sebanyak kurang lebih 4999 buah yang terdiri atas koleksi prasejarah, numismatik, keramik asing, sejarah, naskah, dan etnografi. Koleksi etnografi terdiri atas berbagai jenis hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup, serta benda lain yang dibuat dan digunakan oleh suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Museum juga memiliki benda-benda yang berasal dari kerajaan-kerajaan lokal dan senjata yang pernah digunakan pada saat revolusi kemerdekaan.


ALAMAT

Komplek Benteng Ujung Pandang
Jalan Ujung Pandang No, 1,
Makassar, Sulawesi Selatan
Telepon 0411-321305


JAM KUNJUNG

Setiap hari: 08.00 – 15.30 WITA


KARCIS MASUK

Dewasa: Rp 3.000
Anak-anak: Rp 2.000

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori