Oleh: museumku | 24 Maret 2010

Kunjungan ke Museum Kalsel Terus Menurun

Senin, 22 Maret 2010 – KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan sejak dua tahun terakhir.

“Penyebab penurunan jumlah pengunjung khususnya turis asing belum bisa dipastikan namun bisa juga terkait dampak turunnya kunjungan wisman ke Indonesia,” ujar Ikhlas Budi, Kepala Seksi Edukasi dan Preparasi Museum Lambung Mangkurat pada Minggu (21/3).

Kunjungan warga yang berasal dari berbagai negara ke museum yang berlokasi di tepi Jalan Ahmad Yani Km 35 Kota Banjarbaru itu bisa mencapai 2.000 orang dalam satu tahun.

Namun, sejak dua tahun terakhir mulai tahun 2008 hingga tahun 2009 kunjungan wisman kemuseum kebanggaan masyarakat Kalsel mengalami penurunan dengan jumlah tidak sampai seribu orang dalam setahun.

Sementara, untuk kunjungan masyarakat baik lokal maupun regional dikatakan jumlahnya tidak mengalami kenaikan signifikan sejak beberapa tahun terakhir berkisar 40 sampai 42 ribu pengunjung setiap tahun.

Jumlah tersebut diperhitungkan berdasarkan kunjungan dalam satu bulan yang jumlahnya mencapai 3.000 – 3.500 orang dari berbagai usia baik anak-anak, remaja hingga dewasa.

Ditambahkan oleh Budi, pihaknya terus berupaya meningkatkan kunjungan masyarakat kewahana yang menjadi “jendela” bagi orang luar untuk melihat provinsi setempat baik dari sisi budaya, adat istiadat hingga kesenian sejak zaman dulu.

Salah satunya melalui gelaran kegiatan yang menampilkan seni dan budaya yang sudah dikenal masyarakat luas seperti pagelaran wayang kulit dan pagelaran khas Suku Banjar yakni wayang Gong dan kesenian Mamanda.

Koleksi museum yang terbilang cukup lengkap itu terdiri dari beberapa klasifikasi yakni Arkeologika yang menampilkan benda cagar budaya, historika, etnografika (budaya daerah), kramologika (keramik), numismatika (mata uang), filologika (naskah kuno) hingga geologika.

Ditambahkan, selain melaksanakan berbagai kegiatan dan menjaga kelestarian koleksi upaya lain yang sejatinya bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung adalah meningkatkan kerja sama dengan swasta terutama biro perjalanan yang bisa mengarahkan tamu berkunjung kemuseum. (Ant/*/OL-5)

(mediaindonesia.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori