Oleh: museumku | 13 Juni 2015

Pendukung Blog Museum Ini

Logo-kpmiKelompok Pencinta Museum Indonesia (KPMI)

Logo-CBDirektorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (Dit PCBM)

Logo-iaaiIkatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI)

Pameran-kartini-1Suasana pembukaan pameran Sisi Lain Kartini di Museum Kebangkitan Nasional

Menyambut Hari Kartini, Museum Kebangkitan Nasional menyelenggarakan pameran bertajuk “Sisi Lain Kartini”. Pameran ini diselenggarakan sampai 27 Mei 2016. Pembukaan pameran dilangsungkan pada 21 April 2016, dihadiri puluhan siswa sekolah di sekitar museum, keluarga R.A. Kartini, dan para undangan lainnya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 23 April 2016

Museum Nasional Teliti Kain Kulit Kayu Mentawai

Mentawai-1Trigangga dari Museum Nasional dan Sikerei (Koleksi Trigangga)

Museum Nasional meneliti tradisi kain kulit kayu di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Penelitian selama lebih dari satu minggu tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memetakan penyebaran kain kulit kayu dan untuk memutakhirkan data koleksi museum.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 19 April 2016

Pemerintah Ambil Langkah-langkah Penyelamatan

Radyapustaka-1Museum Radya Pustaka, Surakarta

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah-langkah penyelamatan terhadap Museum Radya Pustaka di Solo, Jawa Tengah, yang beberapa hari lalu tutup karena mengalami masalah pendanaan. Penyelamatan tidak hanya dilakukan dengan memberikan dana, tetapi juga dengan membenahi manajemen museum.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 17 April 2016

Museum Airlangga di Kediri

Museum-airlangga-5Museum Airlangga di Kediri

Mungkin di antara kita tidak asing lagi dengan salah satu lembaga yang monumental yaitu museum. Museum mempunyai makna dan fungsi ganda. Secara fisik digunakan sebagai wadah penyelamatan, pengamanan, pemeliharaan, serta pelestarian warisan kebudayaan, peninggalan sejarah, dan nilai-nilai luhur suatu peradaban masa lampau. Di sisi lain secara operasional museum sebagai lembaga fungsional penyelamatan dokumentasi kebudayaan, pusat penelitian, dan sebagai media komunikasi kebudayaan dari masa ke masa.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 2 April 2016

Museum Geopark Batur Diresmikan

Geopark-02Salah satu koleksi Museum Geopark (Sumber: FB/Nusi Lisabilla Estudiantin)

Museum taman bumi global pertama di Indonesia, yakni Museum Geopark Batur, Bali, diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Jumat (1/4). Keberadaan museum ini diharapkan mampu menambah daya tarik pariwisata.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 30 Maret 2016

Saatnya Koleksi Museum Terpromosikan ke Publik

Arab-01KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Warga antre mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan Al Quran saat berlangsung Pekan Kebudayaan Arab Saudi di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (29/3). Pekan budaya yang digelar hingga 30 Maret ini bertujuan mengenalkan budaya Arab kepada khalayak Indonesia lewat berbagai kegiatan, seperti pameran kaligrafi, musik, dan tari.

Museum-museum makin kreatif dalam mempromosikan diri untuk menarik pengunjung. Beragam acara digelar di museum, seperti seminar, pentas teater dan musik, serta pameran-pameran.

Baca Lanjutannya…

Religi-05Pengunjung Museum Nasional (ilustrasi)


I. PENDAHULUAN

Museum adalah institusi permanen nirlaba yang memberi layanan pada masyarakat melalui kajian dan edukasi terhadap bukti-bukti material manusia dan lingkungannya (Hakiwai, 2005). Apabila dikaitkan dengan kehidupan kota, museum merupakan reservoir dari akumulasi lapisan demi lapisan sejarah yang merangkum berbagai kualitas yang dianggap penting bagi lingkungan urban (Giebelhausen, 2003) Museum memiliki peran manajemen peninggalan budaya (heritage management) yakni merawat dan mengembangkan peninggalan budaya secara berkala dengan merawat dan mempertahankannya demi generasi mendatang (Ndoro & Pwiti, 2005). Peninggalan budaya (cultural heritage) sendiri mencakup artefak, karya seni dan barang-barang lain yang penting secara historis atau kultural (Gilmour, 2007).

Baca Lanjutannya…

MKN-01Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Abdurahman Saleh 26, Jakarta Pusat

Pendahuluan

Kajian mengenai pengunjung museum (visitor studies) merupakan hal yang sering kali didengungkan namun masih jarang dilaksanakan oleh museum-museum di Indonesia. Kajian pengunjung sering kali dipersempit maknanya hanya sebatas studi atau kegiatan evaluasi yang berhubungan dengan pengunjung museum, yaitu orang-orang yang datang ke museum. Padahal, kajian pengunjung museum mencakup berbagai hal terkait evaluasi dan penelitian yang melibatkan tidak hanya pengunjung, tetapi audiens museum. Hooper-Greenhil (2008: 363) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan audiens museum bukan hanya mereka yang telah datang berkunjung ke museum, tetapi juga mereka yang belum menjadi pengunjung museum atau belum pernah mengunjungi museum (potential visitors) dan pengunjung virtual (virtual visitor).

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 16 Maret 2016

Diskusi Tokoh: Mr. Teuku Moehammad Hasan

Hasan-02Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Harry Widianto, usai membuka acara diskusi tokoh (Foto: Djulianto Susantio)

Meester Teuku Moehammad Hasan merupakan salah seorang anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Jasa-jasanya yang luar biasa telah diberikan dengan tulus kepada negeri ini. Demikian dikatakan T.H.M. Sulaiman Shah, salah seorang keluarga Teuku Moehammad Hasan, dalam diskusi tokoh di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Selasa, 15 Maret 2016.

Baca Lanjutannya…

Sangirannn-04Gambaran tentang manusia purba di Museum Sangiran

Sangiran berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dikenal sebagai surga fosil. Berbagai jenis fosil hewan purba dan manusia purba banyak ditemukan di sana. Sejak zaman penjajahan Belanda, Sangiran sering didatangi pakar arkeologi, sejarah, antropologi, dan paleontologi dunia.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 29 Februari 2016

Diskusi Museum: Kajian Pengunjung Museum

Diskusi29Feb-1Suasana diskusi museum yang dipandu pakar permuseuman Luthfi Asiarto

Kajian mengenai pengunjung museum merupakan hal yang sering kali didengungkan, namun masih jarang dilaksanakan oleh museum-museum di Indonesia. Kajian pengunjung sering kali dipersempit maknanya hanya sebatas studi atau kegiatan evaluasi yang berhubungan dengan pengunjung museum, yaitu orang-orang yang datang ke museum. Padahal, kajian pengunjung museum mencakup berbagai hal terkait evaluasi dan penelitian yang melibatkan tidak hanya pengunjung, tetapi audiens museum.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 14 Februari 2016

Museum Talagamanggung Terlantar

Talaga-01Pintu gerbang museum tidak terkunci

Mendirikan museum lebih mudah daripada merawat museum. Demikian yang terjadi pada Museum Talagamanggung di Majalengka ketika Kelompok Pencinta Museum Indonesia (KPMI) berkunjung ke sana 11 Februari 2016. Banyak koleksi museum kini sudah tidak bisa dilihat kembali. Kondisi museum kosong dan terlantar. Sungguh memprihatinkan!

Baca Lanjutannya…

Anugerah-01KOMPAS/YUNIADHI AGUNG

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Marijan (tengah) menyerahkan piala dan piagam kepada para peraih Anugerah Pelestari Cagar Budaya dan Permuseuman di Jakarta, Jumat (2/10).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penghargaan bagi pelestari cagar budaya dan permuseuman, Jumat (2/10) di Jakarta. Sebelumnya, hal serupa disampaikan kepada 43 tokoh laku budaya dan institusi sehingga penganugerahan itu diapresiasi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 6 September 2015

Museum Kretek

Kretek-02Pintu masuk Museum Kretek, Kudus

Museum Kretek didirikan atas prakarsa Gubernur Jawa Tengah waktu itu, Soepardjo Rustam. Sewaktu berkunjung ke Kudus pada 1980, menurut beliau, potensi yang dimiliki perusahaan rokok di Kudus untuk menggerakkan perekonomian daerah sangat besar.

Baca Lanjutannya…

Oleh: museumku | 21 Juli 2015

Museum Subak

Subak-01Papan penunjuk menuju Museum Subak

Subak telah ada sejak abad ke-11 dan berkembang hingga kini, merupakan organisasi yang mandiri didasarkan atas landasan filsafat yang kekal yaitu “Tri Hita Karana”, tiga penyebab kebahagiaan, yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan manusia (pawongan), dan manusia dengan alam (pelamahan).

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.974 pengikut lainnya