Oleh: museumku | 15 November 2012

Asyik! Museum Manusia Purba Sangiran akan Ditambah

Oleh: Afif Farhan, detikTravel, Kamis, 15/11/2012 – Bagi traveler penggemar fosil dan hal-hal zaman purbakala, ada kabar gembira dari Museum Manusia Purba Sangiran di Sragen, Jateng. Di sana akan dibangun tiga museum tambahan tentang sisa-sisa kehidupan jutaan tahun lalu. Wow!

Museum Manusia Purba Sangiran adalah tempat untuk kembali ke masa lalu. Di sana terdapat beragam fosil mulai dari tengkorak manusia purba, hewan, hingga mahluk laut yang berumur jutaan tahun.

“Ada 17 ribu benda-benda purba di sana, seperti manusia purba, alat-alat bantu mereka, dan juga beragam hewan,” kata Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Harry widianto, dalam sambutannya di acara pembukaan Pameran Museum Sangiran di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012) malam.

Untuk lebih mengenalkan Museum Sangiran dan situsnya kepada wisatawan, beragam cara pun dilakukan, mulai dari pameran Museum Sangiran ke kota-kota besar di Indonesia hingga pembangunan museum baru di sana. Pembangunan museum baru tersebut akan lebih memberi informasi yang lengkap tentang manusia purba dan fosil-fosil purbakala.

“Sekarang ada 1 museum, mau ada 4 lagi museum baru, museum yang kedua sudah mau selesai tahun ini. Museum ketiga dan keempat direncanakan tahun depan selesai pembangunannya,” lanjut Harry.

Harry menambahkan, setiap museum memiliki koleksi yang berbeda. Di museum yang mau rampung tahun ini atau yang disebut dengan Klaster Dayu, memiliki koleksi artefak-artefak tua, yaitu alat-alat batu yang digunakan oleh manusia purba di zamannya.

“Di sana ada artefak yang berusia 1,2 juta tahun,” lanjut Harry kepada detikTravel.

Sedangkan untuk museum yang ketiga atau disebut Klaster Bukuran. Di sana khusus untuk evolusi manusia. Museumnya akan menjelaskan evolusi manusia purba dari jutaan tahun lalu menjadi manusia modern saat ini.

“Kalau museum keempat atau Klaster Ngebung, itu tentang historis penemuan situs Sangiran dari dulu sampai sekarang,” tambah Harry.

Museum-museum baru tersebut letaknya tidak jauh dari Museum Manusia Purba Sangiran. Jika ingin ke sana, museumnya hanya berjarak sekitar 17 km dari Kota Solo.

“Di bawah tanah Sangiran, ada kehidupan dan aktivitas manusia pada 2 juta tahun lalu,” ungkap Harry.

About these ads

Responses

  1. Reblogged this on intanpurbaarkeologiugm2012 and commented:
    read!


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.620 pengikut lainnya.