Oleh: museumku | 9 Mei 2011

Kunjungan ke Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara (Foto: internet)

Kunjungan selanjutnya ke Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara di Jalan H.M. Joni No. 51, Medan. Jarak dari bandara Polonia sekitar 3 km dan dari pelabuhan laut Belawan sekitar 25 km. Museum ini telah selesai direvitalisasi pada tahun 2010.

Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara diresmikan pada 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef. Peletakan koleksi pertama dilakukan oleh Presiden Soekarno tahun 1954 berupa makara.

Bangunan museum berdiri di atas lahan seluas 10.468 m2, terdiri atas bangunan induk dua lantai yang difungsikan untuk ruang pameran tetap, ruang pameran temporer, ruang audio visual/ceramah, ruang Kepala Museum, tata usaha, ruang seksi bimbingan, perpustakaan, ruang mikro film, ruang komputer, serta gudang. Secara arsitektur, bentuk bangunan induk museum ini menggambarkan rumah tradisional daerah Sumatera Utara. Pada bagian atap depan dipenuhi dengan ornamen dari etnis Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Pakpak, dan Nias.

Ruang koleksi museum dibagi menjadi enam topik, yaitu masa prasejarah, kebudayaan Sumatera Utara kuno, masa kerajaan Hindu-Buddha, masa kerajaan Islam, kolonialisme di Sumatera Utara, dan perjuangan rakyat Sumatera Utara. Sebagai pelengkap adalah ruang gubernur dan pahlawan Sumatera Utara.


Galeri Foto

About these ads

Responses

  1. bagaimana susunan pengelola museum …????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.580 pengikut lainnya.