Oleh: museumku | 11 September 2010

Jejak-jejak Islam di Museum Nasional Alexandria

Mediaindonesia.com, Jumat, 20 Agustus 2010 – BILA hendak menelusuri jejak-jejak Islam di Alexandria, Mesir, salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi adalah Museum Nasional Alexandria. Di museum ini tepatnya di lantai tiga, Anda bisa menemukan beberapa artefak Islam.

Museum yang dibuka pada 2003 ini sebenarnya tidak khusus memuat peninggalan-peninggalan Islam. Di dalamnya, Anda juga bisa melihat berbagai benda kuno dari masa Firaun, Yunani-Romawi, dan juga peninggalan dari Umat Kristiani.

Di Museum Nasional Alexandria sendiri ada sekitar 1.800 artefak yang ditemukan di dalam dan sekitar Alexandria, Mesir. Sebelumnya, banyak artefak yang tidak dipamerkan namun tersembunyi di ruang penyimpanan museum lainnya.

Museum tiga lantai ini berdiri di sebuah bangunan bergaya Italia. Di lantai pertama, Anda akan melihat dinding-dinding dengan warna biru gelap yang mencerminkan warna simbolik Akhirat Mesir. Ruangan ini didedikasikan untuk periode Firaun.

Di dalam ruangan, terdapat beberapa patung penting, termasuk potret Menkaure (pembangun Giza ketiga), Akhenaton (Amenhotep IV) dan Firaun perempuan Hatshepsut. Ada juga sebuah replika yang menarik dari jenis yang ditemukan di Lembah Para Raja, lengkap dengan harta pemakaman mumi yang asli.

Lanjut ke lantai dua, Anda akan melihat tampilan artefak dari periode Yunani-Romawi, seiring perkembangan Alexandria pada masa lampau. Di lantai ini, Anda akan menemukan patung-patung perempuan Yunani dan patung megah dari dewa berjenggot Serapis.

Masih di lantai yang sama, Anda juga akan menemukan benda-benda hasil penggalian bawah laut yang baru-baru ini dilakukan di sekitar Alexandria, termasuk beberapa patung batu terkenal.

Beranjak ke lantai paling atas, barulah Anda menemukan warisan budaya Islam yang berpadu dengan Kristen. Kedua agama ini masih berjalan selaras di Mesir hingga sekarang.

Diantara banyak peninggalan Islam, Anda akan melihat 162 koin yang pernah dicetak di Alexandria, perlengkapan keagamaan, tempat lilin, tembikar, pintu dan jendela inset mashrabiya dengan hiasan gading yang geometris. Sedangkan bagi umat Kristiani, di sini terdapat ikon Kristus dan Perawan Maria, ukiran batu nisan, serta pakaian dengan perak dan emas salib.

Bila hendak mengunjungi museum ini, Anda harus datang diantara pukul 9.00-16.30 waktu setempat dengan tiket masuk EGP 35 (sekitar Rp57 ribu).(*/X-12)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.620 pengikut lainnya.